Monday, December 6, 2010

Rustono Pengusaha tempe di Jepang


Minggu, 21 Februari 2010 | 20:09 WIB


Dok kompas.com

abis nonton bukan jalan2 biasa di TV one membuatku makin bergairah untuk terus bermimpi dan berusaha dengan apa yang di lakukan sekarang. Bapak Rustono seorang yang dulunya berkerja di Hotel bisa menjadi pengusaha tempeh (tulisan tempe di jepang) di jepang. Dia bertemu dengan sang Istri yang berasal dari Jepang ketika berkerja di Hotel itu Setelah menikah si istri mengajak sang Suami untuk ikut ke Jepang, akhirnya dengan impian yang memiliki usaha dia negara sakura. Dia berfikir secara simpel dengan usaha apa yang akan dia buat, Yaitu Tempe. Yang dia buat adalah tempe yang rasa Indonesia bukan tempe yang biasanya di buat oleh orang2 jepang. Rasanya beda kata si bapak dua anak ini. hihihihi.... Beruntungnya si Alfinto bisa bertemu dengan Bapak Rustono yang sudah menjadi pengusaha tempe yang sukses tapi tetap low profile ini.

Tahu kah kamu, selama ini yang qta fikirkan klo pabrik itu ada banyak pekerja dan luas. Sedangkan di pabrik tempe yang dimiliki mempunyai pegawai hanya 4 orang. Yang terdiri dari dia, istrinya dan 2 anak mereka. Yeahhh keluarga yang Kompak. Mereka hanya berproduksi tempe hanya 5 hari sekali. Dalam sehari ada 16.000 tempe yang mereka jual di supermarket di jepang. Can u Imagine 4 orang dalam pabrik membuat tempe sebanyak kurang lebih 80.000 ribu tempe dalam lima hari. Itu yang saya hitung dalam setiap produksi karena mereka membuat stock untuk 5 hari. ckckckckckckck.....

Ada lagi yang beda dengan Negara Indonesia, Si bapak ini menaruh stock tempenya di ruangan Freezer tanpa di kunci. Sampe si Alfito bilang "bapak ga takut kemalingan" "yah klo diambi berarti dia pesta tempe" Sangat2 beda dengan di Negara kita, motor di tinggal sebentar di lahan parkir dengan kunci aja bisa di colong apalagi ga dikunci.

Sekarang ini dia sudah membeli tanah seluas 2000 apa 200 hektar tadi yah, lupa saya. ^_^ Yang akan dibuat untuk pabriknya dia yang luas dan membuat penginapan untuk orang2 indo yang akan pergi ke jepang untuk tinggal disana. Sangat mulia. Bahkan dia berterima kasih kepada Indonesia karena memberikan inspirasi dalam bisnisnya membuat makanan tradisional TEMPE. kata2 yang jarang di lakukan oleh orang Indonesia kepada negaranya sendiri.

Mudah2an tercapai yah pak Impiannya, jadi klo misalnya saya ke Jepang ga perlu lagi yang namanya nyari Hotel tapi cukup dengan menginap di tempat bapak, ga perlu repot lagi ^_^

Photobucket


0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment